Deny Rochman

Deny Rochman bukanlah anak seorang penulis. Era reformasi 1998 telah mengubah talenta hidupnya. Ia mulai banyak menulis di media massa. Aktif di jurnalistik UKI...

Selengkapnya
DEMI KETENANGAN, LIBATKAN 4 DOKTER, 2 BIDAN DAN 4 PARAJI

DEMI KETENANGAN, LIBATKAN 4 DOKTER, 2 BIDAN DAN 4 PARAJI

Boleh jadi ini ga biasa dilakukan banyak orang. Demi ketenangan memiki si buah hati yang sehat, kuat dan normal banyak cara yang ditempuh. Mulai cara medis hingga non medis. Upaya itu yang dijalani saya dan isteri selama kehamilan anak kedua dan ketiga. Sedikitnya melibatkan 4 dokter, 2 bidan dan 3 paraji. Siapa saja mereka dan bagaimana itu terjadi?

Secara rutin dokter kandungan tempat kontrol adalah dokter Eka Prasetyo, SpOG. Ada alasan mengapa rutin ke dokter berpraktek di Klinik Melati Jalan Cipto Kota Cirebon. Selain orangnya enak diajak ngobrol, santun, religius, juga kenal dekat karena alumni sekolah di mana saya mengajar. Jadwal prakteknya agak sore menjadi pilihan kemudahan kami periksa tempat ini.

Beberapa dokter kandungan, buka jam praktek cenderung malam. Bahkan pernah saat anak pertama, pelayanan periksa baru dilayani tengah malam di atas jam 10. Capek, ngantuk dan bete. Suasana bad mood itu sering kali memicu emosi pasien yang antri. Apalagi jika ada pasien baru datang malah langsung suruh masuk.

Dokter kandungan berikutnya yang jadi tempat curhat adalah dr. Hermawan, SpOG. Perkenalan dengan dokter ini sebenarnya sudah lama, saat anak kedua. Kala itu masih praktek di kediamannya jalan Drajat. Dokter ini sudah kesohor dalam jagat kebidanan di kota Cirebon. Apalagi kendala saat itu kista atau miom. Dengan dokter ini isteri sesekali periksa juga di Rumah Sakit Putera Bahagia.

Di rumah sakit daerah perumnas kota Cirebon ini tak hanya dengan dokter Hermawan. Dokter lainnya seperti Richardi juga pernah menyentuh perut isteri. Kendati di rumah sakit, namun saya selalu daftar sebagai pasien umum. Walau sampai detik ini saya masih tercatat sebagai guru PNS. Rasanya masih trauma jika periksa dengan Askes atau BPJS.

Pilihan dokter lainnya adalah dokter Amel Suganda, SpOG. Karena perempuan menjadi alasan kami perika ke dokter yang dinas di RS Sumber Kasih ini. Semula dokter keturunan Tionghoa ini masih punya hubungan darah dengan mantan Bupati Kuningan Aang Suganda. Tapi anggapan itu dibantah langsung oleh dokter Amel.

Dokter Anwar Sandi, SpOG., M.Kes adalah dokter muda yang baru kenal. Melalui saran Kepala Sekolah saya berobat ke klinik Umi Jalan Cipto. Sebenarnya dokter Anwar secara kedinasan bekerja di RS Permata jalan Tuparev. Di klinik itu adalah semula tempat praktek ibunya, ibu Cucu sebagai seorang bidan. Informasi dokter ini bisa memberesi bayi sungsang atau melintang membuat saya dan isteri datang.

Tak banyak dokter yang memiliki kemampuan meluruakan bayi ke jalan yang benar. Biasanya orang tua dulu lebih mempercayakan mengatasi masalah ini kepada paraji. Dukun bayi yang sudah melegenda dari abad ke abad. Tercatat paraji yang pernah dijajal ilmunya adalah Mak Endah Kanggraksan, Mak Nina Kali Tengah, Mak Isah Pegambiran dan terakhir Mak Kitem Karyamulya.

Belum puas dengan penanganan dokter dan paraji, saya bergerak ke bidan. Bidan yang pernah ditemui adalah Bidan Nuning di Lobunta Perumnas dan Bidan senior Nino. Dua bidan ini hanya sekadar konsultasi ringan. Yang berat-berat itu bagian dokter spesialis kandungan bergelar Sp.OG.

Tim medis banyak pilihan. Begitu juga dengan rumah sakit sebagai tempat terakhir proses persalinan. Sadar akan historis pernah caesar isteri pun siap resiko perutnya harus didedel untuk kedua kalinya. Rumah Sakit Putera Bahagia kembali menjadi pilihan kami. Setelah komparasi dengan rumah sakit yang bertebaran di kota Cirebon. Mau tahu alasannya? Japri saja. Hehe... (PaDE)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali